Tampilkan postingan dengan label Sagirlovez. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sagirlovez. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 April 2012

Belajar Mengarsir

0

Karena akhir-akhir ini sering bosan jadi saya menggambar dengan modal pensil teman sebangku , Vinny yang baik hati :3

Harapan itu Impian yang ditanamkan rasa Keinginan yang di siram dan dipupuk perjuangan ^_^
Terdramatisir PhotoScape

Terdramatisir PhotoScape

Original "Hopetree"

Original "Catalone"

Kamis, 05 April 2012

Daftar Penerbit Untuk Kirim Naskah

0

Setelah searching di google mengenai penerbitan naskah dan kirim artikel untuk mendapat pundi-pundi rupiah (saya juga berusaha mengirim naskah.. hehehe). Saya menemukan beberapa website yang dapat di kunjungi untuk mengirim naskah baik lewat pos maupun email. Namun, dari beberapa website yang saya jumpai beberapa penerbit meminta hardcopy dan softcopy.

Yuk, kita lihat...!

www.nulisbuku.com/faq
www.arrijalpublisher.com/?page-id=45
www.bumiaksara.co.id/naskah.php
www.andipublisher.com
www.wedatamawidyasastra.com
http://www.grasindo.co.id/index.php?mib=kirimnaskah.detail
http://www.gagasmedia.net/kirim-naskah
http://majalahanak-irfan.com/kirim-naskah/
http://www.eraintermedia.com/
http://penerbitafkari.blogspot.com/p/kirim-naskah.html
http://penerbitkaukaba.com/kirim-naskah/
http://divapress-online.com/page/naskah.html
http://proumedia.co.id/kirim-naskah

Semoga dapat membantu and good luck!

Minggu, 26 Februari 2012

amy as cosplayer (wherever)

0

Beberapa kali iseng jadi cosplayer. Mungkin, hal ini banyak di tentang orang-orang di sekitarku. Tapi, aku hanya hobi saja. Ada aku foto jadi nekomimi di mana-manakah. Iseng aja sih...
Di sekolah , sempat-sempatkan >v<



Miawww...

Dan beberapa lagi yang gak usah di upload dulu.. Hehehe



@Cosplay Competition

Sabtu, 25 Februari 2012

amy as cosplayer

0

Awalnya iseng mainan ngikutin anime K-on! Yang tokohnya Azusa Nakano.
Walau tidak terlalu mirip yah.. Gak apalah...

Begitulah foto amy sebagai cosplayer. . . 
Masih gak totalitas karena memang cuma iseng.. 
Kalo yang ini lomba pas di Balcony mall Balikpapan. Amy pilih yang original.. hahaha
Lumayan kan.. Walau, kaku banget ._.


Senin, 20 Februari 2012

Gak Berguna

0

Percuma sesuatu di perjuangkan..
bila tak di raih angan mimpi..
percuma suatu hal gak berguna terimpikan..
kalau hanya menyakiti....

andai rembulan bertemu siang
dan mentari menghias malam
tentu akan terjadi sesuatu bersaing
yang tak berguna di dalam kelam

karena gak berguna..
mending di buang..
untuk waktu lama..
mungkin sudah terbuang ..

secara tak langsung..
menatap awan..
melihat sebuah peluang..
walau belum kepastian...

biar gak berguna
yang penting di usahakan
mungkin suatu saat atau lusa
hal itu akan mengindahkan


Samarinda, 20 Februari 2012

Minggu, 19 Februari 2012

Rancangan PC (Project Cosplay)

0

   Sekitar desember 2011 aku membuat rancangan cosplay -costume player- dengan coretan apa adanya aku mulai membuatnya. Awalnya aku membuat desiannya, dan memilih bajuku yang mirip alias ngerombak. Aku memilih bajunya Rin dari anime IS (Infinite Strators).

Yuk, di lihat-lihat...
Desainku

Desain kostum uniform Infinite Stratos yang masih coretan kacau balau -_-'


Rancangan kostum Ling Ying Huang (Infinite Stratos) masih coretan-coretan di kertas dan berantakan~ 

Begitulah project cosplayku... ^_^





Penayangan Blogku

0

Alhamdulillah, penayangan blogku ( Periode 13 Feb 2012 00.00 – 19 Feb 2012 23.00)  lumayan di kunjungi. Yang dari LN -Luar Negeri- Juga ada. Jepang menduduki peringkat 1 (24 view), Indonesia peringkat 2 (7 view) serta Rusia dan AS di peringkat 3 (sama-sama 4 view). Semoga penayangan blogku terus banyak yang view. Dan aku akan berusaha menampilkan materi-materi yang bagus. Malam ini aku jadi senang melihat statistik blogku. ^_^

Apakah Pengaruh SOPA dan PIPA saat search di Google?

0

Gambar di atas saya ambil saat search di google. Apakah ini pengaruh SOPA dan PIPA? Saya tidak tahu secara pasti. SOPA dan PIPA mulai ramai di bicarakan awal tahun 2012 setelah penutupan Wikipedia yang Inggris. Yang jelas, yang saya tahu tentang SOPA dan PIPA adalah aturan dari Pemerintah AS -Senat- yang membuat rancangan UU SOPA dan PIPA. SOPA dan PIPA akan membuat produk-produk di Internet harus bayar saat menggunakannya atau memenuhi ketentuan dari layanannya. Menurut saya, seperti itulah SOPA dan PIPA dari penjelasan teman saya yang saya tangkap -dari Vinny Anugraha Putri-

Persiapan Perang Matematika

0

Beberapa persiapan bertempur dengan Matematika.
    Aku harus berperang dengan matematika setelah nilai di rapotku jatuh dan menyentuh angka 55  dan setelah perbaikan berubah menjadi 80. Alhamdulillah!
<-- Tabel Sin, Cos dan Tan

Nah, yang satu ini cara cepat integral dari Pak Djuhadi, S. Pd -Waka SMKN7Samarinda, guru matematika- saat bekesahan dengan kelasku. Maklum, Bapaknya suka keliling kelas. Bapaknya juga gak pernah mengajar di kelasku. Jadi, jarang banget dapat teknik-teknik matematika cepat dari Bapaknya.
     Tapi, aku akan berusaha lebih baik lagi dalam menempuh try out, Ujian Sekolah (US), Ujian Nasional (UN) dan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negara). Insya Allah semuanya akan berjalan sukses. ^w^


Pengalaman di Samarinda Hujan dan Berawan

0

Hujan beberapa akhir ini terjadi di kota Samarinda. Foto yang ku ambil saat berteduh di dekat kantor Gubernur (05/02/12). Saat itu berteduh dengan mama mengenakan jas hujan seadanya. Tidak sampai 15 menit, hujan yang di temani kilat petir dan guntur itu membuat ruas jalan mulai banjir semata kaki. Sudah mengenakan gaun di atas lutut dan hujan deras itu membuatku agak risih karena dingin dan basah.
      Beberapa hari sebelumnya (01/02/12), saat melintasi Jembatan Mahakam, aku juga mengambil gambar dengan ponsel Samsung Champ milikku. Langit berawan dan jembatan nampak sepi. Hanya Taksi yang melintas di depanku. Cuaca di Kota Samarinda tidak bisa di tebak. Kadang cerah lalu hujan atau mendung terus cerah. Membingungkan. Perubahan cuaca ini membuatku harus lebih jaga kondisi kesehatan. Jadi ingat kata Pak Djuhadi -Waka SMKN7Samarinda- yang berpesan
"Jaga kesehatan, musim pancaroba. Persiapkan untuk Ujian Nasional"
Perkataannya sempat teringat dalam ingatanku. Yah, aku berterimakasih secara tidak langsung dengan nasihatnya.

Senin, 06 Februari 2012

Melepas Kepergian Teman di SMK Negeri 7 Samarinda

0


Beginilah SMK Negeri 7 Samarinda...
teman-temannya termasuk gifo.. alias gila foto..
ini foto yg di ambil tanggal 21/07/11 --> pas mau wudhu'
fotonya melepas Aprin Ke Bogor untuk lomba di DPR RI.. hahaha..
sayangnya karena aku yang moto aku ndada.. ~__~'

Ada Aprin, Udha, Satriyo, Fany, dan Wiwid... ^^


 Aduh, Satriyo malu... hehehe...





Jumpa Fans.. hahaha... akhirnya ada Sunthi datang....





Maaf, ya... editannya jelek.. karena saya kurang bisa jadi anak multimedia...
ngambil fotonya juga jelek..

tapi disinilah kebersamaan kami... ^^
biar beda jurusan atau kelas kami tetap bersama...

Sabtu, 04 Februari 2012

Penyebrangan Tenggarong

0

Semenjak runtuhnya Jembatan Golden Gate Tenggarong City, lalu lintas Tenggarong kota dan seberang di lakukan dengan Feri. Nah, saya sempat menyebrang dengan Feri. Melintasi Mahakam River yang arusnya deras dan dalamnya sungai membuatku takut -karena gak bisa berenang- Liha aja tangan abah yang megang stang motor -lihat gambar- tapi, perhatikan ada bapak yang menunggu entah memandang kemana -maaf ya pak saya foto diam-diam- dan feri yang saya gunakan merupakan feri lokal.

Hewan apa ini?

0

-Tidak teridentifikasi-

Saat mengambil jemuran saya gak sengaja ketemu hewan ini. Awalnya saya kira kupu-kupu tapi saat saya dekatkan penglihatan saya ini bukan kupu-kupu. Lalu hewan apakah ini? 





Saya pun tak tahu.. =,=

Jika ada yang tahu beritahu saya yah...

Jumat, 03 Februari 2012

Selasa, 31 Januari 2012

Potret Dinamika Kehidupan Samarinda

0


         Hari ini (31/1/12) aku pulang sekolah seperti biasa. Namun, ada beberapa potret dinamika kehidupan terjadi di Kota Samarinda yang ku cintai. Hampir setiap lampu merah, aku menemui anak-anak jalanan, pengemis dan pengamen. Tidak pandang usia mereka seperti "Jamur yang tumbuh di musim hujan" di kotaku ini. Entah mengapa aku agak miris bercampur risih. Miris karena mengapa harus seperti itu kerjanya? Buat apa merantau jauh-jauh jika kerjanya seperti itu? dan Risih karena tingkat kejahatan jadi meningkat.
Berbeda dari beberapa tahun yang lalu, Samarinda masih sunyi dari kendaraan bermotor dan hunian mewah hingga kumuh. Kawasan Samarinda Seberang saja dekat SMPku dulu SMP Negeri 3 Samarinda masih asri. PDAM dekat sana saja masih mengeluarkan air terjun kecil di gunungnya. Sekarang sangat berbeda, pembangunan mulai merajalela. Kawasan yang dulu tidak banjir kini hujan setengah jam saja bisa membuat daerah itu terendam. Pinggiran jalan mulai di hiasi permukiman liar, jalan-jalan rusak berat akibat truk, terutama truk peti kemas dan tambang.

        Miris melihat anak-anak jalanan seperti terbuang dari kehidupan layak dari orang tuanya. Mereka seakan mesin pencari -penghasil uang- sempat cerita abah saat ada anak jalanan yang ikut menyebrang jembatan Mahakam cerita bahwa ia tidak boleh pulang sebelum koran yang ia bawa habis terjual. Mana mungkin ada yang mau beli koran hari ini malam-malam? Sungguh ironi di kota yang kaya akan tambang dan mengasilkan lubang-lubang -akibat pertambangan-.

        Cerita lainnya saat aku kelas 2 SMK, pagi itu di persimpangan tiga lampu merah Antasari ada kejadian tak terduga. Seorang pengemis turun dari mobil yang bisa di bilang mewah -kalau gak Xenia ya Avanza- aku dan abah yang melihat hal itu langsung tercengang. Ada pula cerita pengemis cacat yang nongkrong di warung -Cerita dari Teman abah, Om Ansah (Jalan Merdeka)- katanya pengemis itu membayarkan makan semua orang yang ada di warung itu. Bahkan Handphonenya BB (BlackBerry) sebanyak 2 Unit, menurut penuturan pengemis itu pendapatannya bisa mencapai Rp 400.000 hingga Rp 800.000 setiap harinya. Fantastis sekali!!! Pernah juga melihat secara langsung di daerah pasar Pagi -saat itu kebakaran di salah satu Dealer dekat Bank BRI dan Kantor Pos- seorang pengemis buta menerima panggilan dan aku, kakakku dan mamaku terkejut melihat pengemis buta itu mendapat informasi dari temannya tentang peristiwa kebakaran dengan handphone Nokia yang mahal pada saat itu -mungkin kisaran 1juta ke atas- . Pengemis kaya dari pada karyawan yang kerja di toko, menurutku seperti itu.

         Aku juga punya tetangga seorang pemulung -pencari sampah- yang menurutku hidupnya makmur. Beliau memiliki seorang istri dan 3 orang anak. Memiliki kendaraan roda 2 -Vario- jadi jangan sepelekan kerjaan mereka. Potret dinamika kehidupan Samarinda mungkin akan terus berkembang dari tahun ke tahun. Aku akan berusaha mencoba mengiikuti alur perubahan sosial yang terus terjadi di Samarinda tercinta yang mungkin akan tenggelam karena penggalian tambang. Aku berharap kinerja pemerintah harus optimal untuk menyelamatkan kota ini dari berbagai masalah kehidupan.

Sabtu, 21 Januari 2012

Samarindaku : Ulang Tahun Samarinda dan Pemecahan Rekor Muri Blogger 2012

0

Hari ini tepat 21 Januari 2012, dan ultah samarinda sebentar lagi.
Dalam rangka tersebut sekolahku SMKN 7 Samarinda ikut ambil andil dalam pemecahan rekor muri dengan peserta lomba blogeger terbanyak yaitu 2012 peserta (Siswa). sekolahku mengirimkan setidaknya 800 peserta dan menjadi peserta terbanyak. ^^

Oke, kita kenalan dulu sama Kotaku yang di juluki kota tepian - teduh, rapi, indah- kaloo gak salah sih. hehehe....

Kota Samarinda adalah salah satu kota sekaligus merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Seluruh wilayah kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara. Kota Samarinda dapat dicapai dengan perjalanan darat, laut dan udara. Dengan Sungai Mahakam yang membelah di tengah Kota Samarinda, yang menjadi "gerbang" menuju pedalaman Kalimantan Timur. Kota ini memiliki luas wilayah 718 kilometer persegi[3] dan berpenduduk 726.223 jiwa (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010), menjadikan kota ini berpenduduk terbesar di seluruh Kalimantan.
-http://id.wikipedia.org/wiki/Samarinda-


Sejarahnya adalah...
Samarinda yang dikenal sebagai kota seperti saat ini dulunya adalah salah satu wilayah Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Di wilayah tersebut belum ada sebuah desa pun berdiri, apalagi kota. Sampai pertengahan abad ke-17, wilayah Samarinda merupakan lahan persawahan dan perladangan beberapa penduduk. Lahan persawahan dan perladangan itu umumnya dipusatkan di sepanjang tepi Sungai Karang Mumus dan sungai Karang Asam.
Pada tahun 1668, rombongan orang-orang Bugis Wajo yang dipimpin La Mohang Daeng Mangkona (bergelar Pua Ado) hijrah dari tanah Kesultanan Gowa ke Kesultanan Kutai. Mereka hijrah ke luar pulau hingga ke Kesultanan Kutai karena mereka tidak mau tunduk dan patuh terhadap Perjanjian Bongaya setelah Kesultanan Gowa kalah akibat diserang oleh pasukan Belanda. Kedatangan orang-orang Bugis Wajo dari Kerajaan Gowa itu diterima dengan baik oleh Sultan Kutai.[4]
Atas kesepakatan dan perjanjian, oleh Raja Kutai rombongan tersebut diberikan lokasi sekitar kampung melantai, suatu daerah dataran rendah yang baik untuk usaha pertanian, perikanan dan perdagangan. Sesuai dengan perjanjian bahwa orang-orang Bugis Wajo harus membantu segala kepentingan Raja Kutai, terutama di dalam menghadapi musuh.
Semua rombongan tersebut memilih daerah sekitar muara Karang Mumus (daerah Selili seberang) tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan di dalam pelayaran karena daerah yang berarus putar (berulak) dengan banyak kotoran sungai. Selain itu dengan latar belakang gunung-gunung (Gunung Selili).
Sekitar tahun 1668, Sultan yang dipertuan Kerajaan Kutai memerintahkan Pua Ado bersama pengikutnya yang asal tanah Sulawesi membuka perkampungan di Tanah Rendah. Pembukaan perkampungan ini dimaksud Sultan Kutai, sebagai daerah pertahanan dari serangan bajak laut asal Filipina yang sering melakukan perampokan di berbagai daerah pantai wilayah kerajaan Kutai Kartanegara. Selain itu, Sultan yang dikenal bijaksana ini memang bermaksud memberikan tempat bagi masyarakat Bugis yang mencari suaka ke Kutai akibat peperangan di daerah asal mereka. Perkampungan tersebut oleh Sultan Kutai diberi nama Sama Rendah. Nama ini tentunya bukan asal sebut. Sama Rendah dimaksudkan agar semua penduduk, baik asli maupun pendatang, berderajat sama. Tidak ada perbedaan antara orang Bugis, Kutai, Banjar dan suku lainnya.
Dengan rumah rakit yang berada di atas air, harus sama tinggi antara rumah satu dengan yang lainnya, melambangkan tidak ada perbedaan derajat apakah bangsawan atau tidak, semua "sama" derajatnya dengan lokasi yang berada di sekitar muara sungai yang berulak dan di kiri kanan sungai daratan atau "rendah". Diperkirakan dari istilah inilah lokasi pemukiman baru tersebut dinamakan Samarenda atau lama-kelamaan ejaan Samarinda. Istilah atau nama itu memang sesuai dengan keadaan lahan atau lokasi yang terdiri atas dataran rendah dan daerah persawahan yang subur.

-http://id.wikipedia.org/wiki/Samarinda-

Sabtu, 13 Agustus 2011

Minggu, 06 September 2009

R-BFF

0

PerSG Zona

editor: Reinata R Putri
naskah: Rahmi Latifah
penasehat: Rachma Dewi Purwanti


kami bertiga adalah R-3. Yg trgbng di dalam sagirlovez dalam pembuatan kisah-kisah yang menarik. Waktu SMP kami sangat koMpak. Namun,sekarang sudah beDa2 sekolah. Tapi, we are BFF!

Selasa, 25 Agustus 2009

Pratikum Komputer Pertama

0

Hari ini 25 agustus 2009 kelasku mengadakan "game" CPU . Aku dapat kelompok yang mobo-nya warna ungu. Karena kelalaian alias monitornya bermasalah, kami meledakan sebuah monitor -setelah ganti montor ke-7- kabelnya hampir terbakar dan keluar cahaya seperti bola api. Dan monitornya berasap banyak dan baunya??? Ampun! Bau bangeeet!! Asap penuh satu laboratorium! Duh,praktek hari pertama yang melelahkan! :-D
Kak Supri yang mengawasi komputernya kaget. Lab. Hardware full asap.