Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Januari 2015

Seperti Langit

0

Langit penuh bintang jika malam
indah membiru ketika pagi
merangkul segenap perak saat menuju petang
memberi hangat saat mentari keluar dari peraduannya

seperti langit,
cinta mengisi segala waktu
melalui berbagai nuansa
bayang cakrawala di pelupuk mata

seperti langit,
kini diriku berawan,
karena sesuatu yang terjadi
semoga Allah selalu meridhoi

Senin, 27 Oktober 2014

Setahun

0

Setahun sudah berlalu
tapi masih terasa seperti kemarin
ini yang pernah terjadi antara aku dan kamu
dimana semuanya dimulai dengan membatin

setahun sudah ini terjadi
semuanya terjadi dari permulaan
ini bukan mimpi
ini memang terjadi dari tahun kemarin

setahun....
kita begini,
menjalani semuanya
dengan hal ini
kita memulai dan menjalaninya

Rabu, 26 Maret 2014

[Puisi] Karena

0

karena
karena diriku
karena itu
aku sedikit membenciku

karena kesalahanku
aku beruntung
masih bisa melihatnya
walau jauh hatiku mendekat dengannya

karena aku tak tahu
aku selalu menyita waktu pentingnya
karena aku mencintainya
sangat mencintainya

cintaku bisa menyita waktunya
bukan,
keegoanku yang akan menghancurkanku
di sini,,
di sini tanpanya

angin berkata
namun hembusannya terdiam
hanya dapat ku rasakan
dinginnya pilu menusuk tulang

karena,
aku tak tahu,
yang ku tahu aku merindukannya saat itu
tapi ku mengganggu waktu pentingnya

maafkan aku sayangku,
aku di sini terlalu mencintaimu
dan tak ingin kau pergi dari sisiku
sebenarnya hanya satu alasan

karena aku kesepian....
menanti sendiri di sini. . .

Samarinda, 26 Maret 2014
21:15 wita

Rabu, 16 Oktober 2013

lagi...

0

dan terjadi lagi
perasaan itu
saat aku sedih karenanya
senyum beku mau berkata
aku tak kuasa atasnya

aku sedih
memiliki perasaan ini\
ingin ku lupakan
tapi tak bisa

terkena lagi
rasa ini
rasa tak diinginkan
aku sedih
dan ini terjadi lagi

Senin, 14 Oktober 2013

Kau meneteskan air mataku

0

My tears,
dibalik kesedihanku malam ini
selamat sayang,
kau meneteskan air mataku

aku tak tahu mengapa harus menangis demimu
padahal aku baru mengenalmu
aku pernah berjanji
janji kepadamu

janji yang kau minta padaku
agar aku tak meneteskan air mata untukmu
baik di depan ataupun belakangmu
aku tak tahu untuk malam ini janji itu tak bisa ku tepati

terimakasih atas pengertianmu
jika sayang bisa mengerti ku
karena aku hanyalah gadis bodoh
yang tak mengetahui situasi
ataupun apapun tentangmu

Minggu, 22 September 2013

My Lovely

0

kita bertemu
secara tak sengaja
aku menatapmu
karena tak tahu mengapa

aku menemukanmu
setelah sekian lama
aku tak percaya siapa-siapa
kini ada dirimu saja

aku percaya kau tak akan berdusta
karena aku akan setia
karena aku sedang jatuh cinta
pada dirimu

My Lovely...

Samarinda, 22 September 2013

Selasa, 27 Agustus 2013

Rahasia

0

AKu tak tahu mengapa kau ada
aku tak tahu mengapa ada pertemuan
dan aku tak tahu mengapa orang berkata akan ada perpisahan
aku hanya tak tahu
aku takut
takut sekali
bila ada akhir dari awal pertemuan
sebuah perpisahan
tapi aku tak tahu
apa yang harus aku lakukan
aku tidak mengerti
aku takut tersakiti
dan aku takut menyakiti
ini adalah rahasiaku
menanggung semuanya
semua rahasia
dan hanya diriku
dan Tuhanku yang mengetahuinya
Kuatkan aku Tuhan....

Samarinda, 27 Agustus 2013
Nona Rahmi

Jumat, 03 Mei 2013

Info lomba puisi UCAP (Ungkapan Cinta Ala Penyair) 2013

0

Lomba Menulis Puisi

http://redaksi-metakata.blogspot.com/2013/04/lomba-menulis-puisi-ucap-ungkapan-cinta.html


Sungguh, sembilu terasa menyerang jemariku ketika kali pertama bertukar sapa denganmu. Kau tahu kenapa? Karena aku melihat Tuhan dalam dirimu; dari caramu menghargai keberadaanku dan kelembutanmu. Ialah membawa kehidupan. 

Aku mencintaimu. Sungguh! benar-benar mencintaimu. Dan jika aku boleh memohon padamu, jua pada pereka cipta alam semesta, aku ingin kau pun mencintaiku. Dan cinta kita tetap hidup: hingga mentari tak lagi diterbitkan, hingga awan pagi tak lagi putih, hingga angin sore tak lagi mendamaikan, hingga rembulan tak lagi bersinar, hingga bintang malam tak lagi berkelap-kelip, dan hingga Tuhan menyatukan kita di kehidupan selanjutnya*

(Aku Melihat Tuhan Dalam Dirimu-Avet Batang Parana

Terinspirasi dari cuplikan prosa liris di atas, kami—Penerbit Meta Kata bermaksud menyelenggarakan lomba menulis lagi—dengan ketentuan sebagai berikut: 
  1. Lomba terbuka untuk umum, mulai tanggal 14 April 2013 s.d 19 Mei 2013 (pukul 23:59 WIB). 
  2. Membagikan info lomba ini ke minimal 25 teman di jejaring sosial facebook, twitter atau posting di blog pribadi (pilih salah satu).
  3. Menjadi pengikut blog Penerbit Meta Kata: http://redaksi-metakata.blogspot.com/ (untuk memudahkan peserta melihat info lebih lanjut mengenai lomba ini). 
  4. Tema lomba: “UCAP (Ungkapan Cinta Ala Penyair)”, dengan sub tema: ungkapan cinta kepada sang Kekasih.
  5. Naskah dalam bentuk Prosa Liris (maksimal 100 kata) atau Puisi (maksimal 21 baris) dengan format file Ms Word 2003/2007, kertas ukuran A4, font TNR 12pt, spasi 1.5, margin rata-rata 3 cm (1,18 inci) untuk setiap sisi. 
  6. Naskah merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku. 
  7. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim 1 naskah terbaiknya, lengkap dengan biodata narasi, maksimal 30 kata. 
  8. Naskah yang telah memenuhi ketentuan di atas, dikirim ke email: redaksi.metakata@gmail.com (berupa attachmant, bukan di badan email), dengan subyek email: UCAP_JUDUL NASKAH_NAMA PENULIS dan nama file sesuai dengan nama penulis. 
  9. 111 naskah terpilih, akan diumumkan di blog resmi Penerbit Meta Kata pada tanggal 26 Mei 2013 
  10. Hadiah 
  • JUARA I: Paket Buku AKU, KAMU, DAN KITA; Tersandung Cinta Tanpa Jeda (Karya Avet Batang Parana Dan Risty Arvel) + Voucher Penerbitan Senilai Rp 100.000 + E-Sertifikat 
  • JUARA II: Paket E-Book AKU, KAMU, DAN KITA; Tersandung Cinta Tanpa Jeda (Karya Avet Batang Parana Dan Risty Arvel) + Voucher Penerbitan Senilai Rp 100.000 + E-Sertifikat 
  • JUARA III: Paket E-Book AKU, KAMU, DAN KITA; Tersandung Cinta Tanpa Jeda (Karya Avet Batang Parana Dan Risty Arvel) + Voucher Penerbitan Senilai Rp 50.000 + E-Sertifikat 
  • JUARA IV: Paket E-Book AKU, KAMU, DAN KITA; Tersandung Cinta Tanpa Jeda (Karya Avet Batang Parana Dan Risty Arvel) + E-Sertifikat 
  • JUARA V: Paket E-Book AKU, KAMU, DAN KITA; Tersandung Cinta Tanpa Jeda (Karya Avet Batang Parana Dan Risty Arvel) + E-Sertifikat 
  • JUARA VI: E-Sertifikat 
  • JUARA VII: E-Sertifikat 
  • JUARA VIII: E-Sertifikat 
  • JUARA IX: E-Sertifikat 
  • JUARA X: E-Sertifikat 
  • 111 NASKAH TERPILIH: Diterbitkan Secara Indie di Meta Kata 
  • SEMUA KONTRIBUTOR BUKU: Mendapatkan Diskon 20% Untuk Pembelian Buku Terbit 
Demikian pengumuman lomba dari kami. Selamat berkarya dan sukses selalu untuk kawan-kawan semua.

Rabu, 16 Januari 2013

Bayang cermin itu diriku

0


By Lara Mediara

Aku orang yang berbeda
Tapi tetap diriku yang ku lihat
Saat bayang cermin itu menatap
Bayang cermin itu diriku

Mungkin aku orang yang berbeda
Mungkin aku orang yang baik
Tapi tidak menutup kemungkinan
Aku orang yang jahat

Bayang cermin itu diriku
Saat aku menatap diriku
Aku tak bisa menjelaskan
Siapa dia atau aku

Yang ku tahu
Dia diriku
Aku di saat yang berbeda
Di dalam bayang cermin itu diriku

Untuk Kekasihku

0


Untuk kekasihku
By Lara Mediara



My dear,
Apa kabar? Hidupmu masih berjalan kan?
Aku masih di sini, di dekat mercsuar
Menunggu mentari tenggelam ke peraduannya

Oh dear,
Aku ingin mengatakan
Sekarang aku di selimuti rasa cinta kita
Rasa yang tak bisa ku katakan
Tapi bisa ku rasakan di hatiku

Dear,
Maafkan aku bila nanti aku berubah
Karena aku tak tahu arah angin membawaku
Untuk kekasihku,
Nikmatilah masa ini bersamaku
Karena sekarang aku sedang menyayangimu

Untuk kekasihku,
Ku harap engkau di sisiku
Sampai aku bisa mengenal diriku yang lain
Tapi aku takut menyakitimu
Semoga Tuhan mendengarkan setiap do’aku

Jika nanti aku berubah
aku sudah mengatakannya padamu
terimakasih atas bimbinganmu
selama mengenalku
terimakasih menggoreskan pena cinta bersamaku

tapi sebelum semuanya tiba
jalani semua ini dengan suka cita
karena sekarang
aku belum menemukan pemilik hatiku
jangan marah ya, my dear

celotehku yang sekarang untukmu
tergantung kamu bisa mengerti diri ini
yang sisi lain dan lainnya
terimakasih untuk menyayangi dan mencintaiku

Sayap Patah

0

"Sayap Patah"
by Lara Mediara

Sayapku dulu patah
kini semakin patah dan terluka
sehingga aku tidak dapat terbang
aku terlalu takut untuk terbang dan menatap ke bawah

karena aku takut ketinggian
Tuhan, sayapku kini patah
patah sepatah patahnya
karena sedang terluka

kini aku kembali terpuruk
tidak dapat terbang melintasi angkasa
selamatkanlah aku Tuhan
walaupun sayapku patah
ku harap cakrawala masih menantiku

Tuhan...
sayap patahku tak dapat membawaku terbang sekarang
tapi Engkau pasti punya keajaiban untukku

Kamis, 13 Desember 2012

Aku menyukaimu, Hujan

0

aku menyukai hujan
sangat ku sukai
hingga selalu ku tunggu
angin bertiup
dan bau basah tercium

sungguh mempesonaku,
aku menyukaimu, Hujan
dan pelangi pun menyukaimu
kau pergi dengan seberkas cahaya
dan mentari membuat pelangi datang

ku menantimu, Hujan
dan aku masih menanti pelangi
sayang aku belum berjumpa dengan pelangi
karena aku masih lebih menyukaimu Hujan

bau basah yang ku nantikan
suara gemericik air
membuat sekeliling basah
dan riak air menari-nari

rintikmu yang ku nantikan
dan masih ku tunggu dirimu
karena aku menyukaimu,
Hujan

Minggu, 09 Desember 2012

Kenapa?

0

Kenapa ini terjadi begitu saja?
Kenapa kau memilih aku untuk saat ini?
salah apa aku padamu yang berdiri di hadapanku
menatapku seperti dalam permainanmu

ku mencoba berlari dan kau menangkapku
jauh di dalam genggamanmu
aku takut pada dirimu
yang tak pernah bisa di mengerti oleh diriku

diriku hanya bertanya,
"Kenapa?"
kau hanya terdiam, dan bergumam
aku harus mencari arti di dalam air kelam

Jumat, 23 November 2012

Dimana?

0

Dimana sesuatu yang hilang
dan entah berada dimana
tapi ku merindukannya
walau ku tak tahu itu apa

mungkinkah aku dapat merasakannya
sesuatu yang beharga dan bermakna
sesuatu yang terlewatkan atau terbuang
aku masih mencari di mana

seberkas cahaya
di titik asa jiwa
di dalam relung
aku bertanya, "Dimanakah cinta?"

Minggu, 08 April 2012

Waktu itu

0

Waktu itu ku harap jam dinding tak berdetak
dan langit tak usah menyeka, aku menikmati nuansanya. . .
saat yang membuatku tak bergerak
menatap sebuah tatapannya

aku selalu biasa
dan juga tak berharap
ada sesuatu rasa
yang membuatku sulit berucap..

Waktu itu ku harap semuanya berhenti
bergerak melawan arah waktu kesana kemari
menari dalam rinai hujan 
tersenyum di bangku umum menatap...

canda tawa bersama
lenyap seketika saat terhalang waktu
waktu yang berlari meninggalkan mimpi
dan aku tak ingin terlelap di dalamnya

walau waktu itu aku terdiam
melihat sesuatu
pesona yang tak terelak
sebuah makna tak terucap

Minggu, 25 Maret 2012

Hujan

0

hujan ...
hujan yang membawa kedamaian..
diiringi membasah ke jiwa..
adakah sesuatu yang berada disana...?
Entah mengapa..
perbutan niat baik berubah petaka..
di anggap angin semata
dan bahkan cari muka...
aku menyesal akan semuanya..
hujan . . .
malam ini bawalah sesuatu dan tukarkan..
dengan yang lebih baik..
ada peka yang membuat hamba kecewa..
dan terasa sesakkan dada
hujan...
hapuskan semua..
dengan sejuta anugerah..
Tuhan Yang Maha Kuasa...
tunjukkanlah yang benar...
hapuskan kebencian dan tanamkan keikhlasan..
Tuhan pasti memberi makna...
untuk melepaskan semua...
hujan. . .
rintikmu selesai
aku masih menatap dan mengawang
di balik jendela
tapi bukan jendela

Senin, 20 Februari 2012

Gak Berguna

0

Percuma sesuatu di perjuangkan..
bila tak di raih angan mimpi..
percuma suatu hal gak berguna terimpikan..
kalau hanya menyakiti....

andai rembulan bertemu siang
dan mentari menghias malam
tentu akan terjadi sesuatu bersaing
yang tak berguna di dalam kelam

karena gak berguna..
mending di buang..
untuk waktu lama..
mungkin sudah terbuang ..

secara tak langsung..
menatap awan..
melihat sebuah peluang..
walau belum kepastian...

biar gak berguna
yang penting di usahakan
mungkin suatu saat atau lusa
hal itu akan mengindahkan


Samarinda, 20 Februari 2012

Sabtu, 07 Januari 2012

Harus kemana?

0

Bila semua telah berlalu..
dan tak sempat di ingat...
harus kemana? dan menunggu..
mencari sesuatu di relung hati terikat...

bukan hanya cinta yang tak ada...
tawa, senyum dan tangis telah musnah
tenggelam di aura badai..
badai harapan sirna penghapus harapan tumpah...

apa yang harus ku lakukan?
Tuhan belum memberi jawaban
tak cukup beberapa linangan..
mutiara terpendam tak usah di gali..

Harus kemana?Tak tahu ingin ku berlari...
mencari dan bertanya...
entah kepada siapa atau pun kemana langkahku pergi...

Aku tahu Tuhan masih sayang
walau ku belum temukan jawaban
di antara harapan menuju riangan
aku akan bertahan dalam setiap cobaan..

untuk itu aku tuliskan..
dalam untaian kata-kata puisi..
berisi harapan dan curahan..
mengisi sesuatu yang telah hilang di hati...

Sabtu, 18 Desember 2010

Permainan mu

0

Mungkin aku hanya manusia. .
Yang tak luput dari dosa. . .
Namun, bukan berarti ku tak setia. .
Hingga kau tinggalkan luka. . .

Ku rasa ada yang berubah. .
Waktu kita tak terarah. . .
Di hatimu tak ada rasa bersalah. .
Walau ku mati berdarah. . .

Semua tinggal kenangan. .
Yang harus di hapuskan. .
Menunggu permainan. . .
Kau permainkan. . .